Ya,aku merasakannya.
Bagaimana senyum mereka dalam bayanganku jelas tergambar,bagaimana bahagia mereka jelas terukir dalam benakku,sebelum aku bertemu mereka.
Selasa,04 Juni 2013,tepat aku berulang tahun pada hari yang sama di hari aku dilahirkan.
Aku seorang tenaga pengajar di sebuah sekolah swasta di daerah rumahku,tentu murid-muridku mengetahui tanggal lahirku,karena salah satu muridku,teman mereka,berulang tahun di tanggal yang sama.
Hari Selasa,aku tidak mendapat jadwal mengajar (jadwal mengajar mengikuti jadwal libur kuliah/kelas) sudah pasti aku tidak hadir pada hari itu.
Aku mendapat kado ceplokan telur serta terigu mentah dan air empang dari teman-teman kuliahku.
Malam hari,aku mendapat SMS dr nomor tak dikenal dan memintaku untuk menghadiri rapat di Rektorat pukul 08.00,bisa kupastikan aku tidak bisa mengikuti rapat tersebut karena aku mengajar full dan tidak ada guru pengganti,sempat terjadi tawar-menawar dan keringanan untuk datang terlambat,namun belum mendapat jawaban yang pasti.Akhirnya aku putuskan untuk mencari guru pengganti,aku sms wali kelas-nya dan aku katakan yang sebenarnya.
Namun,balasan SMS/WA yang kuterima dari wali kelas membuatku berfikir 2 kali.
"yah,sayang banget miss ga masuk,padahal mereka udah siapin kejutan buat miss,malah ada yang mau bawa kado lhoo"......
Deggg,hatiku,jantungku dapat terasa,bagaimana bisa aku meninggalkan mereka yang telah berusaha untuk ku?membuat kejutan,memberi kebahagiaan yang sederhana namun amat berharga.
Dapat kubayangkan senyum kecewa mereka bila aku tidak hadir pagi itu.Akhirnya,aku putuskan datang telat untuk rapat dan masuk kelas untuk jam pagi.
07.30 aku tiba di ruang guru,sebagian murid masih ada yang sholat dhuha di mesjid,akhirnya sebagian teman-teman kelas 2,dimana aku dijadwalkan untuk mengajar pagi itu,menahan aku didalam ruang guru dan mem-blokir pintu keluar,"Miss,jangan keluar dulu yaaa!!!",kudengar teriakan mereka dari luar.Dengan pasrah,tertawa,terharu bersama mereka aku mengira-ngira kira-kira apa yang akan mereka lakukan untukku?
07.45 aku berusaha keluar dari ruang guru namun tetap ditahan oleh Daffa,muridku.
Okee,Siaaaaappp,,,1.....2.....3....
"Daffaa,buka pintu!!"kudengar teriakan Acha memerintah temannya.
"Naila,Fahri,Fifi,Danu siap di tempatnya masing-masing!"masih suara Acha yang memerintah.
Sambil tertawa bahagia,terharu aku larut bersama mereka.
Tergambar jelas kebahagiaan mereka,dengan berebut mereka berusaha menyalami dan mengucapkan 'selamat Ulang Tahun'kepadaku.Akupun memberi ucapan kepada,Naila,muridku yang berulang tahun sama denganku.
"Selamat Ulang Tahun ya,Miss,makasi uda mau ngajarin Aliifa",aku terharu mendengarnya.
Bisa ku bayangkan bila pagi itu aku tidak hadir walaupun untuk sekadar menemui mereka saja.
Ya Allah terimakasih untuk senyum mereka,senyum bahagia yang ada untukku,ikhlas,tulus dan menggugah hatiku,motivasiku.
Diam-diam akupun menangis diantara mereka.
Terimakasih sahabat-sahabat kecilku.... :)
Aliifa,Ava,Acha,Naila,Daffa,Fahri,Danu,Fifi,Andine...
No comments:
Post a Comment